Memori Cache

7 06 2010

Memori Cache adalah bagian paling penting dalam CPU karena merupakan bagian terkecil dari memori, sangat cepat dalam menyimpan informasi dari Memori sistem (RAM) sebelum CPU memproses data. Data kemudian disimpan di memeri cache lagi dan tergantung pada apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jika Data yang digunakan selanjutnya sama dengan Data yang terdapat dalam cache, maka CPU tidak perlu lagi ke RAM untuk mengambil data tersebut. Tetapi jika data yang dibutuhkan tidak terdapat dalam cache, maka CPU akan kembali ke RAM untuk memperoleh data yang diinginkan.

Ada beberapa jenis Memori Cache yang berbeda dimana Tingkat 1 (L1) merupakan jenis yang paling kecil dan paling dekat dengan CPU sehingga L1 merupakan cache tercepat dalam pemrosesan. Kebanyakan prosesor juga memiliki cache L2 dan beberapa bahkan memiliki cache L3. Cache L2 dan L3 cenderung lebih besar dalam hal kapasitasnya dibandingkan L1, tetapi lebih lambat dibandingkan L1. Biasanya prosesor memiliki kecepatan 64 – 256 kb untuk cache L1 per core dan 1 – 2 MB untuk cache L2, dan sekitar 3 MB untuk cache L3. Beberapa prosesor juga memiliki cache L2 eksklusif yang dialokasikan per core pada CPU multi core, dengan cache L3 sebagai cache umum yang dapat diakses oleh semua core.

Semakin Banyak memori cache umumnya, berarti performa lebih baik, tetapi akan mengakibatkan harga prosesor yang semakin mahal. Memori cache juga banyak mengambil banyak ruang yang disebut sebagai die (cetakan) CPU. Pada prosesor dengan memori cache yang besar, akan mengakibatkan pengambilan lebih banyak ruang die dari pada semua bagian lain yang dipadukan.

Thank’s Gigabyte (Membangun Computer dalam 30 Menit)